semarang

kamis minggu lalu tanggal 13 JAnuari 2010. Aku dan sahabatku memutuskan memulai bertualang (lagi). Kali ini pilihan jatuh ke kota semarang. Perjalanan dimulai dan semua menyenangkan. saat itu kami memutuskan melewati kota klaten karena banjir lahar dingin. Sesiangan sampai disana kami memutuskan pergi ke kota lama. berfoto tentunya.

Puas berfoto-foto disana. kami memutuskan untuk sejenak berteduh ke salah satu mall besar di kota itu. disana kami memimilih menonton film the tourist. dan tentunya berfoto 🙂

selesai menonton, perjalanan kami lanjutkan ke masjid agung jawa tengah. malam yang berangin dan cukup membuat kami masuk angin… :p

sebelum kembali ke yogya kami memutuskan untuk makan malam. ternyata ditengah perjalanan, mobilku mogok. hujan pula. benar2 kombinasi yang tepat malam itu. setelah sempat kebingungan dan panik untung saja bengkel resmi mobilku ini mau datang. Sudah sangat larut malam waktu mobil ini bisa berjalan kembali, lagi pula contact lensku hilang satu! hahahahaha… akhirnya kami memutuskan menginap disana. di kosan salah satu sahabat.

keesokan harinya kami melanjutkan perjalanan pulang. tentu saja sebelumnya sempat berputar-putar demi membeli contact lens di pagi hari. hahahahaha… what a day!! love it!

another lovely day with my bestfriends

terima kasih tuhan :)

Siang itu aku belajar banyak hal.

Menahan air mata yang merengek-rengek keluar.

Toh hujan deras sore itu sudah cukup menggantikannya.

Siang itu aku tahu banyak hal.

tentang segelintir dosa dan penghianatan.

tentang mendendam dan memaafkan.

Siang itu menyadarkanku akan banyak hal.

bahwa hujan tak selamanya membawa duka.

bahwa matahari kadang tak selalu menghangatkan.

Siang itu membuatku berterima kasih untuk semua hal.

kepada pelukan sahabat yang menenangkan.

kepada Tuhan, yg selalu punya cara untuk mengajariku banyak hal.

aku (selalu) suka yang sederhana

aku suka yang sederhana.

seperti malam ini, saat hujan turun dan kami duduk berdua.

aku suka senyum di sela-sela gelak tawanya.

aku suka cerita tentang pagi, siang dan malam olehnya.

tanpa banyak kata namun penuh gairah.

sesederhana tatapan mata menggetarkan jiwa.

aku suka semua tentangnya.

aku jatuh cinta dengan sederhana.

 

it’s just a life

 

Aku ingat, beberapa tahun yang lalu, Babay, masku tercinta pernah bilang “Aku tar nikahnya umur 30 aja! masih pengen naik gunung dek!” Waktu itu aku cuma bisa ketawa sambil bilang ” Oke! Kita lihat aja nanti ya..”

Beberapa tahun kemudian….

Tepatnya pada hari Minggu, 19 September 2010 babay menikah di Jambi. hahahaha.. 😉 Tebakanku tepat! Dan 8 Januari 2011 kemarin adalah resepsi pernikahannya.

Resepsi pernikahan yang aku tunggu-tunggu. Panitianya hanya 3 orang, yaitu aku, mama, dan papaku. Untungnya, SUKSES BERAT donk!! Malam itu yang pasti bahagia banget.

me and babay

gokekkon omedetou gozaimasu, babay

it’s just a life

surat terakhir untuk kamu

tiba-tiba dapet bbm dari temen “tih, kmu ikutan projectnya nulis buku ga? nulis surat buat mantan. tar diterbitin lho. coba aja. ini linknya”. yah awalnya ragu mau ikutan nggak ya. akhirnya ikutan juga. nggak ada tendesi apapun lho. siapa tahu bisa diterbitin. hehehe.. dan inilah surat yang aku bikin.

 

SURAT TERAKHIR UNTUK KAMU

 

Hai, kamu. Bagaimana harimu? Aku yakin pasti baik-baik saja kan.Kalaupun tidak, aku yakin  wanita cantik dan bocah kecil di sampingmu pasti bisa membuat harimu lebih baik. Oiya, hari-harikupun baik disini.

 

Hai, kamu, terima kasih ya. Kamu telah mengajarkanku bagaimana cara berbesar hati. Ya, berbesar hati menerima kenyataan bahwa kamu harus menikahi wanita cantik itu karena dia terlanjur mengandung anakmu.

 

Hai, kamu. Terima kasih ya. Kamu telah membuktikan bahwa waktu dapat menghapus semua luka. Yah bukan waktu yang singkat memang. Lama dan penuh derita. Tapi sungguh kini aku telah bahagia. Aku kini bisa berjalan tanpa harus selalu menengok ke belakang.

 

Hai kamu, terima kasih ya. Kamu telah memberiku kesempatan belajar tentang rasa ikhlas. Ya ikhlas melepaskanmu, sunggu ini bukan perihal aku cinta kau atau apa. Tp bayangan bocah kecil yg berhak punya orangtua yg lengkap melenyapkan keinginan burukku. Sungguh aku ikhlas.

 

Hei kamu, saat aku menerima berita tentang itu (maaf aku lupa tanggalnya, kau ingat kan aku selalu lupa pada hal-hal kecil seperti ini) beribu pertanyaan melayang di kepalaku. Ingin bertanya tapi untuk apa? Toh itu tak merubah apapun kan? Aku memilih diam dan pulang.

 

Hei kamu, hampir 3 tahun semua berlalu. Kita saling meninggalkan tanpa pesan kan? Tapi aku suka cara kita itu. Melupakan dan dilupakan dalam waktu yg bersamaan.

 

Hei kamu, terima kasih. Aku kini jauh lebih baik. Doakan aku ya, secepatnya bertemu pangeran baik hati penggantimu. Aku pun selalu berdoa, bahagia dan sehat untukmu dan keluarga kecilmu. Pesanku, jadilah lelaki sejati.

 

P.S: Uangku yang dulu kau pinjam juga telah kuikhlaskan. Sebagai gantinya, berjanjilah untuk selalu menjaga wanita cantik dan bocah kecil itu.

 

Yogyakarta, 2 januari 2011

 

Ratih

it’s just a life

nonton bareng final aff

Pertama kali nonton bareng final aff leg 2 indonesia vs malaysia. what a awesome night!!! euforianya dapet banget. apalagi pas selesai pertandingan semua orang nyanyi garuda didadaku & bendera! we so proud of you timnas indonesia!!!

another wonderful night with lovely bestfriends

tentang penyesalan

aku ingat sore itu, aku dan ibu duduk di beranda rumah. ada secangkir teh di depan kami dan tentu saja gerimis.

aku ceritakan tentang hari dimana hatiku tercabik-cabik, nada suaraku makin lama makin tinggi. ku akhiri ceritaku dengan kalimat “aku terluka bu, sungguh..”

ibu diam. lama. mungkin 10 menit. hanya ada suara gerimis dan tangis. entahlah, aku sudah tidak bisa membedakannya.

bosan. aku mulai bosan karena ibu diam saja. huh!! lalu tiba-tiba….

” Nak.. ibu tahu kau terluka. Sabar ya. Tapi nak ibu rasa kamu perlu tahu alasannya memilih perempuan itu ” ibu berkata sembari mengelus pundakku.

” Apa?! karena dia cantik?! kaya raya?! ” jawabku masih dengan nada yang tinggi.

” Bukan nak. Tentu saja bukan karena itu. Kau tahu kan dia lelaki seperti apa ” Ibu menjawab penuh senyum.

” Entahlah. mungkin ternyata aku tak mengenalnya sebaik yang ku pikir ” kataku.

” Karena menurutnya wanita itulah satu-satunya wanita yang bisa mengerti dan memahamimu nak. Karena baginya, untuk apa bersama wanita yang tak bisa mengertimu sama seperti ia mengertimu. karena itu nak, ibu minta berbesar hatilah. berbesar hatilah untuk kali ini saja. berbesar hatilah untuk dia…” Ibu berkata sambil menahan tangis.

Dan sejak sore itu, hidupku berubah.

penyesalan adalah teman baikku…

it’s a life

 

Previous Older Entries